Etika Mengundurkan Diri Dari Pekerjaan

Posted on April 7, 2009. Filed under: Dunia Kerja |

Setelah melalui pertimbangan matang, Anda memutuskan untuk mengundurkan diri dari perusahaan tempat Anda bekerja selama ini.

Namun, resign bukan berarti Anda bebas dan bisa bersikap seenaknya. Sebab masih banyak yang harus Anda selesaikan.  Ibaratnya, jika dulu Anda masuk kerja dengan baik-baik, maka saat akan keluar pun juga harus dengan cara baik-baik.

Apapun alasannya, pastikan Anda tetap meninggalkan kesan baik pada atasan juga rekan kerja.  Bagaimana caranya?

Sebelum Anda memberitahukan rekan kerja Anda. Usahakan agar supervisor Anda tahu lebih dulu berita pengunduran diri Anda. Informasikan pemberitahuan pengunduran diri Anda 2 minggu atau 1 bulan sebelumnya (tergantung kebijakan kantor Anda).

Tetap low profile. Jika Anda mendapatkan penawaran yang lebih baik, tidak perlu Anda harus menceritakannya ke semua orang.

Meski alasan Anda keluar karena orang-orang di kantor, tetap perlihatkan bahwa Anda memang menyesal harus meninggalkan mereka.

Tetap mengerjakan tanggung jawab Anda. Ingat Anda tetap harus menyelesaikan tanggung jawab Anda sampai pk. 17.00 meskipun itu hari terakhir Anda.

Lihat apa yang sudah Anda capai di catatan pegawai. Apakah itu uang lembur yang belum dibayarkan atau cuti yang belum sempat terpakai. Anda berhak untuk memintanya.

Mengatur file-file, sebab serah terima pekerjaan pasti terjadi, entah kepada rekan Anda atau orang yang menggantikan Anda. Usahakan untuk menyimpan semua file atau materi pekerjaan Anda dengan rapi. Sehingga mereka bisa meneruskan pekerjaan Anda tanpa harus menghubungi Anda di kantor yang baru.

Jika sudah ada orang yang menggantikan Anda, sebaiknya training dia dulu dengan baik.

Jangan pernah mengambil sesuatu yang bukan milik Anda. Termasuk di dalamnya adalah: Alat tulis kantor, atau data-data penting lainnya

Menjalin hubungan baik dengan kantor lama sangat disarankan. Siapa tahu kelak Anda akan membutuhkan bantuan dari teman-teman di kantor lama. Atau mungkin pekerjaan di kantor baru ternyata tidak seperti yang Anda harapkan sehingga Anda ingin kembali ke kantor lama.

Jika rekan kerja meminta Anda untuk mengadakan farawell party, mengapa tidak? Artinya mereka menyukai Anda dan menyayangkan kepergian Anda.

Beberapa perusahaan menerapkan adanya wawancara dengan bagian Human Resources Department sebelum Anda pergi. Biasanya mereka akan menanyakan alasan mengapa Anda memutuskan mengundurkan diri dan apa yang Anda rasakan selama bekerja di kantor. Jika Anda tidak ingin berbicara manis, lebih baik karanglah sesuatu. Atau Anda memberikan kritik membangun.

Sumber : http://www.conectique.com

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

    Perihal

    Hidup cuma satu kali, maka Hiduplah dengan penuh makna dan manfaat bagi orang lain

    RSS

    Subscribe Via RSS

    • Subscribe with Bloglines
    • Add your feed to Newsburst from CNET News.com
    • Subscribe in Google Reader
    • Add to My Yahoo!
    • Subscribe in NewsGator Online
    • The latest comments to all posts in RSS

    Meta

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: